Memang modus penipuan tidak ada habisnya. Ada saja modus  komplotan penipu untuk mendapatkan uang dengan cara menipu. Salah satu modus yang digunakan penipu adalah dengan membuat lowongan kerja fiktif, baik mengatasnamakan perusahaan besar atau perusahaan terdaftar maupun perusahaan fiktif. Untuk mencari korbannya, komplotan penipu dengan kedok lowongan kerja, dengan mengirim SMS yang berisi lowongan kerja, membuat iklan lowongan kerja di dunia maya, surat kabar atau ditempat-tempat strategis lainnya dan mencantumkan  nomor HP,  email dan alamat website/blog. Jika ada pelamar yang mengirim lamaran ke alamat email yang telah dicantumkan, maka oleh penipu akan segera diberi balasan berupa panggilan tes, di mana dalam panggilan tes tersebut disebutkan juga jumlah gaji yang bakalan diterima pelamar (jumlahnya sangat fantastis). Taktik penyebutan jumlah gaji tersebut  merupakan  pencucian otak/hipnotis yang dilakukan penipu untuk melumpuhkan akal sehat pelamar. Selanjutnya dalam balasan surat lamaran tersebut, pelamar akan diinstruksikan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada jasa travel yang ditunjuk penipu (travelnya rekan penipu sendiri dan fiktif) dan tidak bisa digantikan travel pilihan pelamar (kentara sekali penipuannya). Untuk menghipnotis lebih lanjut pelamar, maka penipu mengatakan bahwa biaya transportasi dan akomodasi yang telah dikeluarkan pelamar akan diganti setelah panggilan tes selesai. Jelas sekali letak penipuannya, kenapa harus menunggu panggilan tes selesai baru uangnya diganti. Namanya penipu, motifnya adalah uang, begitu pelamar transfer, mereka langsung kabur. Lebih janggal lagi, nomor rekening yang diberikan travel (rekan penipu) adalah nomor rekening atas nama pribadi bukan atas nama perusahaan travel itu sendiri. Nomor rekening yang diberikan penipu tersebut dipastikan  fiktif yang dibuat dengan data-data palsu/fiktif agar tidak mudah ditangkap polisi. Jadi dalam hal ini, tour dan travel yang disebutkan merupakan media penipu untuk mendapatkan uang transferan dari pelamar.  Umumnya nama-nama tour & travel yang digunakan penipu berkedok lowongan kerja antara lain :

  1. Nusantara Travel
  2. Nusantara Tour & Travel
  3. Astindo Tour & Travel
  4. Ramantha Tour & Travel
  5. Asia Tour & Travel
  6. Avia Tour & Travel
  7. Nustra Tour & Travel
  8. Angkasa Tour & Travel
  9. Rezky Wijaya Tour & Travel

Dan masih banyak lagi nama-nama tour & travel yang digunakan penipu. Intinya rumus penipuan berkedok lowongan kerja adalah dengan melihat persamaan  berikut :

P = LK + TT + BTA

Di mana :

P = Penipuan

LK = Lowongan Kerja

TT = Tour & Travel

BTA = Biaya Transportasi dan Akomodasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s