Posts Tagged ‘penipuan’

Penulis tidak pernah tertipu dengan SMS/Telepon penipuan berkedok undian berhadiah, tidak pernah tertipu dengan toko online fiktif, tidak pernah tertipu dengan lowongan kerja fiktif, tidak pernah tertipu dengan investasi fiktif dan lain sebagainya.  Kenapa penulis bisa selamat dari berbagai modus penipuan tersebut? Jawabannya adalah sebagai berikut :

  1. Penulis selalu menggunakan akal sehat
  2. Penulis selalu berpikir skeptis, kritis dan analistis.
  3. Penulis selalu tidak malu bertanya pada orang lain, jika tidak memahami sesuatu hal, karena penulis selalu ingat peribahasa berikut :”Malu bertanya sesat dijalan“.
  4. Jika membeli barang, penulis selalu ingat petuah orang tua yaitu :”Teliti sebelum membeli“.
  5. Jika ada SMS atau telepon gelap yang mengatakan bahwa penulis mendapatkan hadiah, maka penulis selalu ingat petuah orang tua:”SMS atau telepon gelap yang mengatakan kamu mendapat hadiah, sudah jelas penipuan“.
  6. Jika ada seseorang yang menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan yang besar, penulis selalu ingat petuah orang tua yang mengatakan :”Jika anda yang membujuk kamu untuk ikut investasi dengan iming-iming keuntungan yang besar, maka sudah jelas itu penipuan“.

Jika anda mau selamat dari penipuan, maka lakukanlah hal tersebut di atas.

 

Advertisements

Memang modus penipuan tidak ada habisnya. Ada saja modus  komplotan penipu untuk mendapatkan uang dengan cara menipu. Salah satu modus yang digunakan penipu adalah dengan membuat lowongan kerja fiktif, baik mengatasnamakan perusahaan besar atau perusahaan terdaftar maupun perusahaan fiktif. Untuk mencari korbannya, komplotan penipu dengan kedok lowongan kerja, dengan mengirim SMS yang berisi lowongan kerja, membuat iklan lowongan kerja di dunia maya, surat kabar atau ditempat-tempat strategis lainnya dan mencantumkan  nomor HP,  email dan alamat website/blog. Jika ada pelamar yang mengirim lamaran ke alamat email yang telah dicantumkan, maka oleh penipu akan segera diberi balasan berupa panggilan tes, di mana dalam panggilan tes tersebut disebutkan juga jumlah gaji yang bakalan diterima pelamar (jumlahnya sangat fantastis). Taktik penyebutan jumlah gaji tersebut  merupakan  pencucian otak/hipnotis yang dilakukan penipu untuk melumpuhkan akal sehat pelamar. Selanjutnya dalam balasan surat lamaran tersebut, pelamar akan diinstruksikan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada jasa travel yang ditunjuk penipu (travelnya rekan penipu sendiri dan fiktif) dan tidak bisa digantikan travel pilihan pelamar (kentara sekali penipuannya). Untuk menghipnotis lebih lanjut pelamar, maka penipu mengatakan bahwa biaya transportasi dan akomodasi yang telah dikeluarkan pelamar akan diganti setelah panggilan tes selesai. Jelas sekali letak penipuannya, kenapa harus menunggu panggilan tes selesai baru uangnya diganti. Namanya penipu, motifnya adalah uang, begitu pelamar transfer, mereka langsung kabur. Lebih janggal lagi, nomor rekening yang diberikan travel (rekan penipu) adalah nomor rekening atas nama pribadi bukan atas nama perusahaan travel itu sendiri. Nomor rekening yang diberikan penipu tersebut dipastikan  fiktif yang dibuat dengan data-data palsu/fiktif agar tidak mudah ditangkap polisi. Jadi dalam hal ini, tour dan travel yang disebutkan merupakan media penipu untuk mendapatkan uang transferan dari pelamar.  Umumnya nama-nama tour & travel yang digunakan penipu berkedok lowongan kerja antara lain :

  1. Nusantara Travel
  2. Nusantara Tour & Travel
  3. Astindo Tour & Travel
  4. Ramantha Tour & Travel
  5. Asia Tour & Travel
  6. Avia Tour & Travel
  7. Nustra Tour & Travel
  8. Angkasa Tour & Travel
  9. Rezky Wijaya Tour & Travel

Dan masih banyak lagi nama-nama tour & travel yang digunakan penipu. Intinya rumus penipuan berkedok lowongan kerja adalah dengan melihat persamaan  berikut :

P = LK + TT + BTA

Di mana :

P = Penipuan

LK = Lowongan Kerja

TT = Tour & Travel

BTA = Biaya Transportasi dan Akomodasi

Penipu sudah ada sejak dahulu kala. Dulu penipuan masih dilakukan dengan cara konvensional. Sejalan dengan perkembangan jaman dan memasuki era teknologi dan informasi, maka  para penipu mulai meninggalkan model  penipuan konvensional yang memiliki tingkat resiko tinggi dan beralih  menggunakan model modern dengan memanfaatkan teknologi dan informasi seperti internet.   Modus operandi penipuan selalu dikembangkan untuk meminimalkan resiko ditangkap oleh pihak yang berwajib. Salah satu upaya penipu untuk meminimalkan resiko ditangkap adalah dengan membuat identitas palsu (KTP Palsu) sebanyak-banyaknya. Seorang penipu bisa memiliki hingga ratusan buah identitas palsu. Selanjutnya identitas palsu ini diajukan untuk membuat rekening bank.  Jika ada korban penipuan yang terlanjur mentransfer ke nomor rekening penipu, maka korban, bank  dan polisi akan mengalami kesulitan untuk  mengusut dan melacak keberadaan penipu ini karena identitasnya fiktif. Apalagi penipu ini memiliki banyak nomor rekening yang jumlahnya mencapai ratusan. Salah satu yang dapat dilakukan pihak bank adalah memblokir rekening penipu. Tapi para penipu ini juga cukup pintar  karena begitu ada transfer dana dari korban, maka mereka akan secepatnya mengosongkan dana yang ada di nomor rekening tersebut, dengan cara mengambil tunai atau mentransfer ke nomor rekening lainnya, sehingga upaya pembekuan atau pemblokiran  nomor rekening menjadi tidak ada gunanya.  Inilah faktor yang menyebabkan pihak berwajib (polisi) “agak malas” untuk menindaklanjuti penipuan transfer antar bank via  ATM. Karena kecil kemungkinan untuk menangkap pelaku penipuan tersebut.

Di masa depan, para penipu ini juga akan semakin mengembangkan modus dan teknik penipuannya dengan cara yang lebih baru dan lebih canggih, sehingga korban sulit menduga, apakah mereka sedang ditipu atau tidak.

Satu-satunya teknik  untuk mengatasi penipuan adalah selalu berpikir sebagai seorang penipu. Jika mampu, maka  pasti terhindar dari tindakan penipuan.

Adapun faktor penyebab seseorang menjadi penipu, antara lain :

  1. Kesulitan finansial atau terdesak kebutuhan ekonomi
  2. Keinginan cepat kaya dengan cara instant
  3. Gaya hidup yang mewah
  4. Penyimpangan perilaku karena trauma masa kecil/kurang bahagia di masa kecil
  5. Gangguan psikologis (sudah tidak memiliki hati nurani)
  6. Karena ada kesempatan (peluang)

Jika anda mendapatkan SMS yang mengatasnamakan perusahaan jasa travel tertentu yang menawarkan tiket pesawat domestik, internasional dan tiket wisata dengan harga murah ataupun mahal, jangan ditanggapi, meskipun websitenya bagus dan berbayar apalagi yang gratisan seperti blogspot. Karena sudah dapat dipastikan modus tersebut 100% penipuan. Sudah sangat banyak masyarakat yang menjadi korban dengan modus operandi ini.

Cara kerja model penipuan jasa travel ini adalah setelah target atau korban tertarik dengan penawaran yang disampaikan penipu tengik tersebut baik via sms maupun setelah melihat websitenya dan korban kemudian menghubungi penipu tengik via telepon untuk memesan, maka penipu tengik tersebut akan menyuruh korban untuk mentransfer sejumlah dana untuk mendapatkan nomor booking yang dapat ditukarkan dengan  tiket  pesawat. Tapi setelah dana ditransfer, maka penipu tengik ini langsung mematikan nomor handphone agar sulit dihubungi. Tiket yang dipesan korban sampai lebaran monyet tidak pernah akan diterimanya. Inilah cara kerja penipuan model jasa travel yang sering dikirim via sms untuk menjaring calon korbannya. Oleh karena itu berhati-hatilah jika mendapatkan sms yang mengatasnamakan jasa travel tertentu (namanya selalu berubah-ubah) dengan menawarkan tiket pesawat murah karena tujuannya adalah untuk menipu anda.