Posts Tagged ‘lowongan kerja fiktif’

Jika anda mau melamar pekerjaan,  cek dulu keabsahan info lowongan kerja, karena sangat banyak penipuan berkedok lowongan kerja yang diinformasikan via SMS, BBM, iklan baris, website lowongan kerja.  Info lowongan kerja yang benar dapat anda cek melalui situs perusahaan resmi (bukan situs perusahaan fiktif). Perusahaan resmi akan selalu melampirkan alamat yang jelas dan nomor telepon tetap (bukan nomor flexy). Jika dalam website tersebut nomor kontak hanya HP, kemungkinan besar, perusahaan tersebut fiktif/abal-abal/palsu/penipuan. Seandainya anda mendapatkan info lowongan kerja, misalnya mengatasnamakan PT.  BNI, Unilever,  PT. Freeport Indonesia,  Petrosea, Petronas, PT. Semen Tonasa, PT. Semen Indonesia, PT. PLN, PT.BRI, PT. Cevron, Hankook,  dan lain sebagainya, maka cek info lowongan kerja tersebut langsung ke alamat website perusahaan bersangkutan dan kemudian menanyakan pada pihak perusahaaan via telepon, apakah memang menyediakan lowongan kerja atau tidak. Anda jangan mudah percaya mendapatkan panggilan tes yang dikirim via email gratisan (yahoo, gmail, hotmail, dll), karena sudah dapat dipastikan panggilan tes tersebut fiktif/abal-abal/palsu/penipuan.  Dalam panggilan tes  anda akan diwajibkan untuk  mengkonfirmasi kehadiran anda via SMS dengan format tertentu dan mewajibkan anda melakukan pemesan tiket dan hotel (transportasi dan akomodasi) pada travel tertentu.

Panggilan tes yang mewajibkan anda mengkonfirmasi kehadiran via SMS dan mewajibkan melakukan pemesan tiket dan hotel pada travel tertentu adalah penipuan!!!

Banyak masyarakat yang menjadi korban penipuan lowongan kerja. Umumnya korban  terlalu terburu nafsu ingin segera mendapatkan pekerjaan, sehingga tidak sempat melakukan cek dan ricek terhadap info lowongan kerja tersebut, apakah lowongan kerja tersebut nyata atau penipuan.  Begitu korban mendapatkan panggilan tes,  korban segera  mentransfer uang pada travel yang ditunjuk penipu dalam rangka mengurus  transportasi dan akomodasi sebagaimana yang diwajibkan dalam panggilan tes fiktif tersebut.  Alhasil,  korban sukses kena tipu, karena pihak travel yang ditunjuk penipu berkedok lowongan kerja adalah  rekan penipu itu sendiri.  Setelah mendapatkan transferan dari korban, maka pihak travel rekan penipu segera mematikan nomor HPnya agar tidak dapat dihubungi oleh korban. Selanjutnya para penipu ini membagikan uang hasil kejahatannya. Nah..agar anda tidak kena tipu dalam lowongan kerja, maka dalam hal ini akan dikemukakan ciri-ciri penipuan berkedok lowongan kerja sebagai berikut :

  1. Lowongan kerja diinformasikan via SMS, BBM, iklan baris dan website lowongan kerja.
  2. Isi surat panggilan tes banyak kesalahan dan dalam kop surat terdapat beberapa kejanggalan, yaitu menampilkan  nomor HP.  Kop surat perusahaan asli menampilkan alamat dan nomor telepon tetap dari Telkom. Misal : 021-567xxxx. Jika ada nomor HP dalam kop surat sudah jelas merupakan penipuan.
  3. Mewajibkan peserta/pelamar untuk mengkonfirmasikan kehadirannya via SMS dengan format tertentu.
  4. Mewajibkan peserta/pelamar untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada travel tertentu.
  5. Memaksa peserta/pelamar agar segera mentransfer uang untuk mengurus transportasi dan akomodasi.

Jika anda mendapati ciri-ciri tersebut di atas dalam lowongan kerja, maka berhati-hatilah karena anda sedang berhadapan dengan penipu berkedok lowongan kerja.

Banyak sekali masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan bonafit atau perusahaan fiktif. Umumnya masyarakat menjadi korban karena kurang teliti, malas melakukan cek dan ricek dan terlalu mudah percaya dengan adanya panggilan tes kerja. Agar anda tidak menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja, maka dalam hal ini akan dilampirkan contoh surat panggilan tes kerja fiktif/penipuan, di mana dapat anda download di sini

Dalam contoh surat panggilan tes kerja fiktif/penipuan tersebut, nama travel yang digunkan penipu yang disebut hanya satu, yaitu Nusantara Tour & Travel Online, padahal nama travel yang digunakan  penipu berkedok lowongan kerja cukup banyak, antara lain :

  1. Rezky Wijaya Tour & Travel
  2. Nusantara Travel
  3. PT. Megah Mandiri Tour & Travel
  4. Angkasa Tour & Travel
  5. Abadi Travel
  6. Ramantha Travel
  7. Asia Tour & Travel
  8. Asia Travel
  9. Avia Travel
  10. Avia Tour & Travel
  11. Cahaya Travel
  12. Astindo Tour & Travel
  13. Duta Travel
  14. Duta Tour & Travel

Dan masih banyak lagi nama-nama travel yang digunakan penipu untuk menerima transferan dari peserta dalam rangka mengurus transportasi dan akomodasi.

Perhatian!!! Jika dalam panggilan tes kerja anda diwajibkan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada travel tertentu, sudah jelas hal tersebut merupakan penipuan!!!.

 

 

Modus Penipuan Lowongan Kerja

Posted: March 28, 2014 in Lowongan Kerja Fiktif
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sebenarnya banyak modus penipuan lowongan kerja. Tapi  yang dibahas dalam  postingan ini hanya dua modus, karena melalui dua modus ini pelamar tertipu jutaan rupiah.

Modus Penipuan Lowongan Kerja Yang Pertama

Dalam hal ini komplotan penipu berkedok lowongan kerja, mengirim  info lowongan kerja  via sms, iklan baris gratis,  dan website info lowongan kerja dengan mencatut perusahaan bonafit.  Dalam info lowongan kerja tersebut, pelamar diinstruksi untuk mengirimkan lamaran pada alamat email yang dilampirkan komplotan penipu.  Alamat email yang digunakan umumnya gratisan seperti yahoo, gmail, ymail, rocketmail, hotmail dan lain-lain.  Setiap lamaran yang masuk ke email komplotan penipu ini akan segera dibalas yang isinya mengatakan bahwa pelamar memenuhi kualifikasi dan dipanggil  mengikuti tes.  Lokasi tes, dilakukan di luar domisili pelamar .  Selanjutnya dalam lembar balasan tersebut, pelamar diwajibkan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada travel yang ditunjuk penipu, dengan alasan perusahaan bekerjasama dengan travel tersebut.  Travel yang ditunjuk penipu tersebut merupakan komplotannya sendiri.  Travel ini hanya sebagai kedok saja dan merupakan sarana penipu untuk mendapatkan transferan dari pelamar. Biaya transportasi dan akomodasi yang ditetapkan travel rekan penipu tersebut pada pelamar, umumnya jutaan rupiah, di mana biaya tersebut ditransfer pada nomor rekening pribadi bukan atas nama travel yang disebutkan.  Setelah mendapatkan transferan dari pelamar maka travel rekan penipu tersebut segera mematikan nomor HP agar tidak bisa dihubungi lagi oleh pelamar dan selanjutnya komplotan penipu ini membagikan uang hasil penipuan.

Modus Penipuan Lowongan Kerja Yang Kedua

Dalam modus ini, cara penipuannya hampir sama dengan modus penipuan lowongan kerja yang pertama. Bedanya adalah dalam modus kedua ini perusahaan yang digunakan komplotan penipu adalah perusahaan fiktif/abal-abal/palsu. Di mana penipu membuat info lowongan kerja berbagai posisi/jabatan melalui sms, email, iklan baris gratis,  dan website info lowongan kerja. Dalam info lowongan kerja tersebut, pelamar diinstruksi untuk mengirimkan lamaran pada alamat email yang dilampirkan komplotan penipu.  Alamat email yang digunakan umumnya gratisan seperti yahoo, gmail, ymail, rocketmail, hotmail dan lain-lain.  Setiap lamaran yang masuk ke email komplotan penipu ini akan segera dibalas yang isinya mengatakan bahwa pelamar memenuhi kualifikasi dan dipanggil  mengikuti tes.  Lokasi tes, dilakukan di luar domisili pelamar .  Selanjutnya dalam lembar balasan tersebut, pelamar diwajibkan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada travel yang ditunjuk penipu, dengan alasan perusahaan bekerjasama dengan travel tersebut.  Travel yang ditunjuk penipu tersebut merupakan komplotannya sendiri.  Travel ini hanya sebagai kedok saja dan merupakan sarana penipu untuk mendapatkan transferan dari pelamar. Biaya transportasi dan akomodasi yang ditetapkan travel rekan penipu tersebut pada pelamar, umumnya jutaan rupiah, di mana biaya tersebut ditransfer pada nomor rekening pribadi bukan atas nama travel yang disebutkan.  Setelah mendapatkan transferan dari pelamar maka travel rekan penipu tersebut segera mematikan nomor HP agar tidak bisa dihubungi lagi oleh pelamar dan selanjutnya komplotan penipu ini membagikan uang hasil penipuan.

NB : Jika dalam hal lowongan kerja anda diwajibkan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada travel tertentu, maka dapat dipastikan info lowongan kerja tersebut fiktif/abal-abal/palsu/penipuan. Waspadalah, penipu akan selalu mencari orang yang dapat mereka bodohi. Jika anda tertipu, maka anda bodoh.

Memang modus penipuan tidak ada habisnya. Ada saja modus  komplotan penipu untuk mendapatkan uang dengan cara menipu. Salah satu modus yang digunakan penipu adalah dengan membuat lowongan kerja fiktif, baik mengatasnamakan perusahaan besar atau perusahaan terdaftar maupun perusahaan fiktif. Untuk mencari korbannya, komplotan penipu dengan kedok lowongan kerja, dengan mengirim SMS yang berisi lowongan kerja, membuat iklan lowongan kerja di dunia maya, surat kabar atau ditempat-tempat strategis lainnya dan mencantumkan  nomor HP,  email dan alamat website/blog. Jika ada pelamar yang mengirim lamaran ke alamat email yang telah dicantumkan, maka oleh penipu akan segera diberi balasan berupa panggilan tes, di mana dalam panggilan tes tersebut disebutkan juga jumlah gaji yang bakalan diterima pelamar (jumlahnya sangat fantastis). Taktik penyebutan jumlah gaji tersebut  merupakan  pencucian otak/hipnotis yang dilakukan penipu untuk melumpuhkan akal sehat pelamar. Selanjutnya dalam balasan surat lamaran tersebut, pelamar akan diinstruksikan untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada jasa travel yang ditunjuk penipu (travelnya rekan penipu sendiri dan fiktif) dan tidak bisa digantikan travel pilihan pelamar (kentara sekali penipuannya). Untuk menghipnotis lebih lanjut pelamar, maka penipu mengatakan bahwa biaya transportasi dan akomodasi yang telah dikeluarkan pelamar akan diganti setelah panggilan tes selesai. Jelas sekali letak penipuannya, kenapa harus menunggu panggilan tes selesai baru uangnya diganti. Namanya penipu, motifnya adalah uang, begitu pelamar transfer, mereka langsung kabur. Lebih janggal lagi, nomor rekening yang diberikan travel (rekan penipu) adalah nomor rekening atas nama pribadi bukan atas nama perusahaan travel itu sendiri. Nomor rekening yang diberikan penipu tersebut dipastikan  fiktif yang dibuat dengan data-data palsu/fiktif agar tidak mudah ditangkap polisi. Jadi dalam hal ini, tour dan travel yang disebutkan merupakan media penipu untuk mendapatkan uang transferan dari pelamar.  Umumnya nama-nama tour & travel yang digunakan penipu berkedok lowongan kerja antara lain :

  1. Nusantara Travel
  2. Nusantara Tour & Travel
  3. Astindo Tour & Travel
  4. Ramantha Tour & Travel
  5. Asia Tour & Travel
  6. Avia Tour & Travel
  7. Nustra Tour & Travel
  8. Angkasa Tour & Travel
  9. Rezky Wijaya Tour & Travel

Dan masih banyak lagi nama-nama tour & travel yang digunakan penipu. Intinya rumus penipuan berkedok lowongan kerja adalah dengan melihat persamaan  berikut :

P = LK + TT + BTA

Di mana :

P = Penipuan

LK = Lowongan Kerja

TT = Tour & Travel

BTA = Biaya Transportasi dan Akomodasi

Waspadai Lowongan Kerja Fiktif Yang Mengatasnamakan Perusahaan Besar

Posted: April 4, 2013 in Lowongan Kerja Fiktif
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Waspadai lowongan kerja fiktif yang dibuat komplotan penipu dengan mengatasnamakan perusahaan besar, antara perusahaan minyak dan gas (migas), perusahaan pertambangan emas dan perusahaan besar lainnya. Komplotan penipu berkedok lowongan kerja fiktif pada perusahaan besar memanfaatkan ketertarikan pelamar untuk mendapatkan gaji besar. Untuk menjebak korbannya, penipu berkedok lowongan kerja fiktif, mengirimkan SMS lowongan kerja secara massal lewat jasa pengirim SMS massal yaitu http://www.smscaster.com.  Harapan penipu adalah ada yang tertarik dengan informasi lowongan kerja tersebut dan kemudian mengirimkan lamaran ke alamat email yang disertakan dalam SMS tersebut. Jika ada korban tertarik dan mengirimkan lamaran pada alamat email penipu, maka penipu akan mengirimkan email balasan yang berisi bahwa pelamar memenuhi kualifikasi untuk ikut tes. Dan dalam lampiran panggilan tes tersebut pelamar diwajibkan untuk mengkonfirmasi kehadirannya ke nomor HP penipu dengan format yang telah disebutkan dalam lembaran panggilan tes. Selanjutnya penipu juga mewajibkan pelamar untuk melakukan reservasi tiket pada jasa travel yang ditunjuknya (biaya transportasi dan akomodasi), biasanya menggunakan Angkasa Tour & Travel, Astindo Tour & Travel, Prima Travel dan lain sebagainya.  Dalam reservasi tiket tersebut, penipu menyuruh pelamar untuk mentransfer biaya transportasi dan akomodasi ke rekening penipu (rekening pribadi, bukan rekening atas nama perusahaan yang dicatutnya). Rekening yang digunakan penipu adalah fiktif agar sulit diringkus polisi. Untuk meyakinkan pelamar, penipu mengatakan bahwa biaya transportasi dan akomodasi akan diganti setelah tes selesai (aneh dan jelas kelihatan letak penipuannya). Jika ada pelamar yang tertarik dengan iming-iming gaji besar dan mentransfer biaya transportasi dan akomodasi ke rekening penipu, maka sukseslah pelamar menjadi korban penipu berkedok lowongan kerja. Uang pelamar lenyap, pekerjaan pun tak dapat. Selain via SMS, penipu juga membuat lowongan kerja lewat iklan gratis dan website pribadi. Umumnya penipu tengik berkedok lowongan kerja, mencatut nama perusahaan antara lain sebagai berikut :

  1. PT. Freeport Indonesia
  2. PT. PERTAMINA
  3. PETRONAS
  4. PT. PREMIER OIL INDONESIA
  5. PT. UNILEVER
  6. PT.CENTRAL KORPORINDO
  7. PT. SUPRACO INDONESIA
  8. Dan perusahaan migas, pertambangan dan perusahaan besar lainnya.

Oleh karena itu waspadalah. Tanamkan dalam otak anda bahwa SMS Gelap adalah penipuan, baik lowongan kerja, promo barang murah, promo pulsa murah dan lain sebagainya.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, komplotan penipu semakin gencar melaksanakan aksi tipu-tipunya dengan modus lowongan kerja fiktif yang mengatasnamakan PT. FREEPORT INDONESIA. Lowongan kerja fiktif tersebut disampaikan lewat SMS, Email, Facebook, Twitter, Iklan Gratis dan Website Pribadi. Isi informasi lowongan kerja fiktif tersebut sebagai berikut ::”PT. FREEPORT INDONESIA menerima karyawan 2013 Lulusan D3,D4,S1,S2 L/P segera kirim Daftar riwayat Hidup, Pas Photo 4 x 6 krm VIA Email : pt.freeport@yahoo.co.id (ada alamat email lainnya)” Jika anda mendapatkan informasi lowongan kerja sebagaimana yang dikemukakan di atas, anda wajib waspada, karena informasi lowongan kerja tersebut sama sekali tidak benar. Informasi lowongan kerja tersebut  bertujuan untuk menipu masyarakat yang membutuhkan pekerjaan mapan. Jika anda mengirim lamaran ke alamat email yang disertakan penipu dalam informasi lowongan kerja tersebut, maka penipu akan mengirim email balasan dan mengatakan bahwa memenuhi kualifikasi untuk mengikuti test. Dalam hal ini penipu mewajibkan anda untuk mengkonfirmasi kehadiran anda dengan nomor HP penipu yang disertakan dalam berkas panggilan tes. Selanjutnya penipu mewajibkan anda melakukan reservasi tiket pada jasa travel yang ditunjuknya. Untuk itu penipu menyuruh anda mentransfer biaya transportasi dan akomodasi ke rekening penipu (nomor rekening pribadi, bukan rekening atas nama perusahaan). Jika anda mentransfer biaya transportasi dan akomodasi ke rekening penipu, maka sukseslah anda tertipu. Karena uang anda hilang, pekerjaan yang anda impikan pun tak dapat (dalam proses penipuan tersebut, anda sama sekali tidak bertatap muka dengan penipu, sehingga anda tidak dapat mengenal sama sekali wajah penipu. Semua pembicaraan dilakukan via telepon, karena tujuannya memang menipu anda). Oleh karena itu, waspadalah.

Contoh panggilan tes kerja yang mengatasnamakan PT. FREEPORT INDONESIA dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.

2112-p12112-p2

2112-p32112-p4