Sumber Rekening Fiktif

Posted: March 31, 2013 in Sekilas Penipuan

Komplotan penipu umumnya sangat tenang dalam menjalankan aksi tipu-tipunya, karena rekening yang mereka gunakan untuk menipu adalah rekening fiktif, sehingga sulit untuk dideteksi keberadaannya dan diringkus polisi.  Darimana komplotan penipu memperoleh rekening fiktif tersebut? Adapun rekening fiktif yang digunakan komplotan penipu, diperoleh dari sumber sebagai berikut :

  1. Jasa pemalsu dokumen. Jasa pemalsu dokumen umumnya menyediakan  KTP dan Rekening Fiktif dalam satu paket, lengkap dengan buku tabungan dan ATMnya. Dalam hal ini, komplotan jasa pemalsu  yang mendaftarkan diri sebagai nasabah ke bank untuk mendapatkan rekening fiktif dengan terlebih dahulu membuat KTP palsu.
  2. Sales Bank (Agen Pihak Ketiga). Bagi yang masih ingat dengan pemalsuan kartu kredit tentunya tak heran jika sales bank juga terlibat dalam membuat rekening fiktif sebagaimana kasus kartu kredit fiktif. Untuk membuat rekening fiktif, sales bank ini terlebih dahulu memesan KTP palsu pada jasa pemalsu dokumen dan atau dibuat sendiri dengan program photoshop, kemudian KTP palsu ini didaftarkan sales untuk dibuat rekening fiktif. Pembuatan rekening fiktif lewat sales bank lebih besar kemungkinan untuk berhasil sebagaimana kasus kartu kredit fiktif, karena pihak bank tidak lagi melakukan verifikasi secara intensif karena yang dibuat adalah rekening tabungan, bukan kartu kredit. Perlakuan terhadap kedua jenis produk bank ini berbeda. Pengawasan pendaftaran  kartu kredit biasanya lebih ketat dibandingkan rekening tabungan. Itupun masih banyak kartu kredit fiktif yang lolos, apalagi hanya rekening tabungan yang juga fiktif. Setelah rekening fiktif jadi, maka sales bank tersebut menjual rekening fiktif tersebut kepada pihak yang telah memesan kepadanya (komplotan penipu). Atau sales bank tersebut sendiri yang menggunakan rekening fiktif tersebut untuk menipu masyarakat.
  3. Komplotan penipu menyaru sebagai sales bank. Caranya mendapatkan rekening fiktif, lihat penjelasan nomor dua.
  4. Komplotan penipu bekerjasama dengan pegawai bank itu sendiri alias kong kali kong. Dengan cara bekerja sama dengan pegawai bank, maka akan memudahkan komplotan penipu untuk membuat rekening fiktif, karena tidak ada lagi pengawasan yang ketat terhadap data-data nasabah yang didaftarkan.  Dalam kerja sama tersebut, biasanya pegawai bank meminta bagian sekian persen dari hasil penipuan yang diperoleh komplotan penipu.  Makanya tidak mengherankan begitu banyak rekening fiktif yang beredar, kalau tidak ada kong kali kong dengan pegawai bank, bagaimana mungkin rekening fiktif beredar begitu banyak. Bahkan dalam satu kasus di temukan ratusan rekening fiktif pada salah satu pelaku penipuan. Sungguh menghebohkan.

Demikianlah cara komplotan penipu untuk mendapatkan rekening fiktif yang sekarang menjadi jimat kebanggaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s