Cerita ini bermula dari dua orang yang kebetulan berprofesi sebagai penipu ulung tapi tidak saling mengenal satu sama lain. Penipu ulung pertama bernama Dr. H. Irawan  dan Penipu Ulung kedua bernama H. Darmawan.  Singkat cerita Dr. H. Irawan  mengirim SMS ke H. Darmawan yang berbunyi :

“Sy Ibu Hj. Nengsih yang berminat & cocok mengenai rumah dengan tanah bpk/ibu saya telfon tapi gak tembus masalah hrg langsung hub suami sy 082346810327, Dr.H.IRAWAN.”

H. Darmawan : Bangsat orang ini, gak tahu gue juga penipu! gue tipu lo entar!!

Kemudian H. Darmawan menghubungi Dr. H. Irawan

H. Darmawan : hallo… dengan bapak Irawan?

Dr. H. Irawan : Benar…saya sendiri!!

H. Darmawan : Apakah bapak tertarik untuk membeli rumah saya?

Dr. H. Irawan : Benar bapak..saya tertarik untuk membeli rumah bapak dan saya sepakat dengan harga yang bapak tawarkan.  Mohon rumahnya bapak jangan dijual ke yang lain dulu. Ini saya mau mentransfer DP. Apakah bapak memiliki nomor rekening bank dan ATM?

H. Darmawan : ada pak..ini nomor rekening saya :021901030131505 atas nama Firman A. (salah satu nomor rekening dengan identitas palsu milik Darmawan)

Dr. H. Irawan : nanti saya hubungi bapak setelah saya transfer!!

H. Darmawan : baik pak, terima kasih!!

Satu jam kemudian Dr.H. Irawan menghubungi H. Darmawan

Dr. H. Irawan : Hallo…bapak saya sudah transfer sebesar Rp. 10 juta ke nomor rekening bapak, mohon dicek di ATM.

H. Darmawan : bangsat lo ya..mau nipu gue, gak tau gue juga pake trik ini tiap kali nipu (ngomong dalam hati). Baik pak, saya segera meluncur ke ATM!!! (Darmawan sudah tahu bahwa dana yang ditransfer tersebut tidak ada sama sekali, karena dia selalu menggunakan trik ini tiap kali nipu).

Lima menit kemudian Dr. H Irawan menghubungi H. Darmawan

Dr. H. Irawan : bagaimana pak…apakah transferan saya sudah masuk??

H. Darmawan : taik lo..dasar penipu kacangan (ngomong dalam hati). Maaf pak..transferan belum masuk (memang tidak ditransfer oleh Dr. H. Irawan).

Dr. H. Irawan : jangan gitu lo pak, bapak mau nipu saya…saya sudah transfer dana sebesar Rp. 10 juta ke rekening bapak…

Karena memang sudah hapal trik  penipuan ini yang nantinya akan dihubungkan ke customer service abal-abal, maka H. Darmawan langsung mengeluarkan jurus pamungkasnya, yaitu Hipnotis. Dia menghipnotis Dr. H. Irawan dengan mengucapkan beberapa kata-kata tertentu..Sehingga Dr. H. Irawan menjadi tidak sadar…

H. Darmawan : Berapa sisa dana bapak sekarang yang ada di ATM??

Dr. H. Irawan : sebentar saya masukkan ATM dulu (kondisi tidak sadar)

Kemudian Dr. H. Irawan masukkan ATM

Dr. H. Irawan : ada 100 juta pak!!

H. Darmawan : pencet tombol tranfer!!

Dr. H. Irawan : sudah pak!

H. Darmawan : masukkan kode 002-21901030131505 dan kemudian tekan 98888777 dan kemudian tekan tombol benar dan tekan tombol ya…

Dr. H.Irawan : sudah saya lakukan (kondisi masih tak sadar, akibat terkena hipnotis Darmawan)

H. Darmawan : terima kasih pak, bapak sukses telah saya tipu!!! langsung mematikan Hpnya dan tertawa terbahak-bahak serta berkata dalam hati (rasain lo, gue tipu lo).

Dr.H. Irawan kemudian segera sadar

DR.H. Irawan : Kampret malah gue yang kena tipu!!!

Dr. H.Irawan kemudian menghubungi rekannya yang sudah dipersiapkan sebagai customer service abal-abal dan mengatakan kondisi yang dialaminya.

Customer Service Abal-Abal : goblok lo!!! masa penipu bisa kena tipu!!!

Dr. H. Irawan hanya bisa menyumpah dalam hati…

Comments
  1. Kukuruyuk says:

    Terus amanatnya apa ya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s